Putusan Sidang Sengketa Pilkada MK: Lukas Enembe-Klemen Tinal Menang Pilgub Papua 2018

Putusan Sidang Sengketa Pilkada MK: Lukas Enembe-Klemen Tinal Menang Pilgub Papua 2018

Jakarta, Mediakreasinews – Berdasarkan sidang sengketa Pilkada Papua di MK memutuskan pasangan calon Lukas Enembe-Klemen Tinal (Lukmen) disyahkan menjadi pemenang Pilgub Papua 2018 menggungguli pesaingnya Jhon Wempi Wetipo-Habel Suwae (Josua).

Hal ini diutarakan oleh Ramses Wally, Ketua PKPI Papua yang menjadi koalisi parpol pendukung pasangan calon Lukas Enembe-Klemen Tinal.

“Kemenangan pasangan calon Lukmen adalah sejarah terpilihnya rakyat dari Papua. Kemenangan itu sudah mutlak walaupun kita datang ke MK. Itu gugatan yang sebenarnya buang waktu tenaga dan biaya yang tinggi oleh pihak yang kalah. Sebenarnya pada saat pemilihan terjadi di Papua, kemenangan itu adalah sangat dahsyat dan itu kemenangan dari rakyat Papua. Dan suara yang diperoleh itu suara yang sangat tinggi dan sangat signifikan,” kata Ramses kepada Mediakreasinews setelah keluarnya putusan MK di Gedung MK, Jakarta, (9/8).

Menurutnya keputusan MK sudah sangat adil menimbang aspirasi rakyat Papua yang mendukung paslon Lukmen.

“Kalau hari ini keputusan MK saya pikir itu keputusan yang seadil-adilnya karena semua yang MK putuskan itu sebenarnya kemenangan yang sudah kami bawa dari Papua. Hari ini hanya proses aja yang berjalan karena pihak yang membawa gugatan ke sini karena dia tidak puas itu sudah gubernur yang sudah ada di hati rakyat dan rakyat sudah mengambil untuk melanjutkan dua periode ke depan karena banyak bukti yang mereka lakukan untuk rakyat di Papua,” tutur Ramses.

Ia berharap kemenangan pasangan calon Lukas Enembe-Klemen Tinal itu menjadi tonggak untuk melanjutkan kembali pembangunan di Papua.

“Saya pikir kepemimpinan Lukas Enembe-Klemen Tinal ke depan untuk kedua kalinya membuat kami tidak perlu ragu lagi, sebab inilah pilihan rakyat dan bukan pilihan partai politik karena rakyat sudah memilih pemimpinnya kita bergabung bersama-sama untuk membangun Papua ke depan. Hari ini lembaga Mahkamah Konstitusi sudah putuskan berarti itu keputusan yang seadil-adilnya dan bagi seluruh rakyat di Indonesia yang memilih pemimpin pemimpin yang baik itu Bupati walikota dan gubernur yang marilah kita mendukung semua bahwa apa yang diputuskan oleh Mahkamah Konstitusi hari ini sebagai lembaga yang dipercayakan oleh negara untuk mengadili dan mengawasi negara ini kita mau diterima untuk membangun Indonesia kedepan,” lanjut Ramses.

Sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua menyatakan pasangan Lukmen meraih sebanyak 1.939.539 suara atau 67,54 persen dari total suara sah 2.871.547 suara.

Sedangkan pasangan Josua hanya memperoleh 932.008 suara atau 32,45 persen dari total suara sah. (Edo)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply