Mentri Pertahanan RI Menerima Kunjungan Mentri Pertahanan India

Mentri Pertahanan RI Menerima Kunjungan Mentri Pertahanan India

Jakarta, Mediakreasinews –Mentri Pertahanan RI Ryamizard Ryacudu menerima kunjungan kehormatan Mentri Pertahanan India Smt Nirmala Sitharaman beserta rombongan. Ini merupakan kunjungan balasan setelah sebelumnya Menhan RI berkunjung ke India sebagai pembicara dalam Forum Raisina Dialogue serta Biennial Meeting pada bulan Januari 2018 lalu. Kegiatan ini berlangsung di kantor Kemhan Jakarta, Selasa (23/10).

Kerja sama pertahanan antara India dan Indonesia telah memiliki payung hukum berupa Defence Cooperation Agreement (DCA) yang telah ditandatangani pada tanggal 11 Januari 2001 di Jakarta. Dalam perjalanannya DCA teIah direvisi bersama dan teIah ditandatangani kedua belah pihak secara sirkular pada bulan Mei 2018. Dokumen tersebut secara seremonial telah diserahterimakan bersamaan dengan kunjungan PM Narendra Modi ke Indonesia pada bulan Mei 2018.

“Kami dan Menhan India membahas empat permasalahan yaitu masalah mengatasi terorisme, penanganan bencana, kerjasama kemaritiman serta industri,” kata Menteri Pertahanan RI Rymizard Ryacudu, saat Konperensi dengan awak media

Menhan mengatakan, Terkait dengan adanya perbedaan perspektif terhadap beberapa masalah keamanan seperti keterlibatan dalam sengketa Laut China SeIatan, dan keterikatan dalam pakta pertahanan serta posisi masing-masing negara terhadap persaingan antara dua negara besar, AS dan China. Termasuk hubungan bilateral yang dihadapi kedua negara.

“Dalam pertemuan tadi kita berbicara¬†mengenai terorisme, kedua bencana alam, ketiga masalah maritim dan yang keempat adalah masalah industri pertahanan,” ucap Rymizard.

Untuk kerja sama strategis di bidang industri pertahanan, Indonesia sangat menghargai inisiasi MoU yang telah dikirimkan oleh Bharat Electronic Ltd. India ke PT Len. Pihak India berharap MoU dimaksud dapat ditanda-tangani pada saat Indo Defence tahun ini. Pada prinsipnya Kemhan RI akan terus mendukung upaya-upaya dalam memperkuat hubungan kerja sama Industri pertahanan Indonesia-India.

“Kedua negara berharap berbagai peluang daIam kerja sama tersebut dapat ditindak-Ianjuti seperti supply chain komponen dalam produksi radar maupun sonar. Saat ini MoU tersebut sedang dalam pembahasan internal PT.Len dan diharapkan akan segera dapat diselesaikan dalam waktu dekat.” Ujar Menhan ini.

Dalam pertemuan tersebut Indonesia juga menyampaikan apresiasi atas keunggulan teknologi yang dimiliki oleh India yaitu misil jarak jauh. Hal Ini sejalan dengan Indonesia yang saat ini sedang membangun 7 (tujuh) program unggulan nasional dalam industri pertahanan dan salah satu diantaranya adalah penguasaan teknologi misiI. Untuk itu forum pertemuan seperti yang dilakukan Indonesia dan India perlu dipertahankan dan dilanjutkan sehingga kontinuitas hubungan pertahanan kedua negara dapat terpelihara.

Kerjasama Indonesia dan India

Saat ini RI dan India telah memiIiki 3 (tiga) forum bilateral di bidang pertahanan dan keamanan. yaitu Biennial Meeting pada level Menhan, Joint Defence Cooperation Committee (JDCC) pada level Sekjen dan Indonesia-India Security Dialogue (IISD) pada level Menko Polhukam.

Terkait implementasi kerja sama tiga negara antara lndonesia-lndia-Australia dalam bidang pertahanan belum memiliki framework (kerangka kerja) yang sesuai. Mengingat prinsip saling percaya, saling menguntungkan dan saling menghormati secara setara masih perlu terus dibangun oleh ketiga negara.

Di samping itu, Indonesia secara konsisten menerapkan politik Iuar negeri yang bebas dan aktif sekaligus menempatkan ASEAN sebagai saka guru dari kebijakan poIitik Iuar negeri (UU no 38 tahun 2008). (Red)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply