Kuasa Hukum Kasus Kredit Macet Bank Mandiri yakin MA Tolak Kasasi JPU

Kuasa Hukum Kasus Kredit Macet Bank Mandiri yakin MA Tolak Kasasi JPU

JAKARTA– Mediakreasinews – Kejaksaan Agung mengajukan kasasi atas putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Bandung, Jawa Barat yang membebaskan tujuh terdakwa kasus korupsi sebesar Rp1,8 Trilliun terkait pemberian kredit Bank Mandiri kepada PT Tirta Amarta Bottling (TAB).
Menurut Supriyadi SH, MH Kuasa Hukum dari Rony Tedi meskipun Pihak kejaksaan bisa saja mengajukan kasasi ke Mahkamah berdasarkan Pasal 244 UU no 8 tahun 1981 tentang KUHAP setelah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi bernomor 114/PUU-X/2012 tapi yakin permohonan Kasasi Kejaksaan akan ditolak.

“Mrmang berdasarkan pasal 244 KUHAP yang berbunyi Terhadap putusan perkara pidana yang diberikan pada tingkat terakhir oleh pengadilan lain selain dari Mahkamah Agung, terdakwa atau penuntut umum dapat mengajukan permintaan kasasi kepada Mahkamah Agung kecuali terhadap putusan bebas tapi Kami yakin MA akan menolak kasasi yang diajukan Jaksa karena secara material substantif memang klien kami tidak terbukti bersalah sesuai yang di putuskan majelis Hakim Tipikor Bandung. ” Ujarnya kepada wartawan di Jakarta Sabtu (26/1/2019).

Dijelaskan Supriyadi Mahkamah Agung akan menguatkan putusan PN Tipikor Bandung karena MA tidak akan menyidangkan bukti bukti substantif dari kasus dugaan pemberian Kredit Bank Mandiri sebesar 1,4 Trilyun ke PT TAB tapi MA hanya akan memeriksa soal penerapan hukumnya saja sesuai dengan Pasal 253 KUHAP ayat (1) huruf (a) apakah benar suatu peraturan hukum tidak diterapkan atau diterapkan tidak sebagaimana mestinya; (b) apakah benar cara mengadili tidak dilaksanakan menurut ketentuan undang-undang; (c) apakah benar pengadilan telah melampaui batas wewenangnya.

“Pada tingkat kasasi di Mahkamah Agung, Mahkamah Agung tidak lagi memeriksa fakta dan bukti-bukti perkara. Mahkamah Agung hanya memeriksa interpretasi, konstruksi dan penerapan hukum terhadap fakta yang sudah ditentukan oleh judex facti. Karena ini, Mahkamah Agung disebut judex juris artinya hanya penerapan hukumnya. ” Jelasnya.

Sebelumnya Pengadilan Tipikor Bandung pada Senin (7/1/2019) memutus bebas tujuh terdakwa kasus korupsi kredit Bank Mandiri ke PT TAB. Dua dari tujuh terdakwa yang divonis bebas yaitu Direktur Utama PT TAB Roni Tedi dan pegawainya Juventius.
Lima terdakwa lain dari Bank Mandiri Cabang Bandung. Mereka itu Surya Beruna (Commercial Banking Manager Bank Mandiri Bandung), Teguh Kartika Wibowo (Senior Credit Risk Manager Bank Mandiri Bandung), Frans Eduard Zandstra (Senior Relation Manager Bank Mandiri Bandung), Poerwito Pudji (Komite Tingkat I Bank Mandiri Bandung) dan Toto Suharto (PJ Commercial Head Banking Bank Mandiri Bandung. (Edo)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply