Sikap Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jaya Terkait Aksi People Power

Sikap Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jaya Terkait Aksi People Power

Jakarta- mediakreasinews -Setelah pelaksanaan pemilu Presiden dan Legislatif yang kemarin digelar pada tanggal 17 April 2019, dan banyaknya demo tentang kecurangan yang disebarkan oleh pendukung paslon 02 ( Prabowo – Sandi). Sehingga mencapai titik demo besar – besaran akan dilaksanakan pada tanggal (22/05/19) di sekitar kantor KPU dan Bawaslu. Pimpinan Wilayah Muhamadiyah(PWM) DKI Jakarta turut memberikan komentar atas kondisi politik saat ini. Komentar atau pernyataan sikap tersebut disampaikan di sela-sela acara PWM DKI Jakarta dalam acara Pengkajian Ramadhan 1446 Pimpinan Wilayah Muhamadiyah DKI Jakarta Dengan dengan tema penguatan ideologi Muhamadiyah untuk Kebangsaan.

Ketua pimpinan wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta yaitu H. M Sun’an Miskin, Lc didampingi oleh sekretaris nya Drs. Nuswantoro, M.Pd turut memberikan pernyataan sikap terkait kondisi bangsa saat ini. Adapun pernyataan sikap dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta yang dibacakan oleh Prof. Dr. H. Agus Suradika, mengatakan. bahwa Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta mengajak umat Islam dan seluruh komponen masyarakat bersikap damai dan bersatu.

“Tujuannya adalah agar Pemilu yang telah diselenggarakan pada bulan lalu tidak justru menyebabkan keretakan dan perpecahan bangsa.” Ucap Prof Suradika.

Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Ketua PW Muhammadiyah DKI Jakarta, HM Sun’an Miskan Lc di sela-sela acara Pengkajian Ramadhan PW Muhammadiyah DKI di Jakarta, Minggu (19/05/19) acara tersebut digagas juga dalam rangka menyikapi perkembangan dinamika politik di Indonesia dan masyarakat usai pesta demokrasi 17 April 2019 silam.
Pernyataan tersebut terdiri,

“Pertama, memahami imbauan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Dr Haedar Nashir pada kajian Ramadhan di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) sebelumnya yang mengajak seluruh warga dan komponen bangsa berpijak di atas hukum dan konstitusi yang berlaku di negara RI.” Ujar Prof. Suradika.

Wakil ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jaya ini melanjutkan,

“Mengajak seluruh komponen masyarakat agar pemilu tidak menyebabkan keretakan bangsa yang selama ini menjadi kekuatan dan sumbangan umat Islam bagi bangsa yang besar ini, menjadi bangsa yang Bhineka Tunggal Ika. Selanjutnya, bagi warga Muhammadiyah, yang akan mengikuti gerakan kedaulatan rakyat, jaga kesucian bulan ramadhan dengan aksi damai dan beradab.” Imbuh Prof Suradika.

Keempat, Kepada pihak keamanan pihaknya juga mengimbau dalam menghadapi gerakan kedaulatan rakyat agar bersikap persuasif dan mengayomi semua komponen bangsa.

“Dan ini yang kelima pernyataan sikap PWM, mengharapkan pemerintah, penyelenggara Pemilu serta instansi terkait segera mengusut kematian petugas penyelenggara Pemilu serta aparat keamanan secara transparan yang memakan korban jiwa lebih dari 500 orang dan ini merupakan tragedi nasional atau tragedi kemanusiaan.” Tegasnya.

Secara keorganisasian dia menyebut bahwa Muhamadiyah saat ini bersifat netral dan tidak bersikap mendukung pasangan calon presiden A atau B dan juga tidak melarang atau menyuruh warganya untuk bersikap mendukung salah satu paslon. (Edo)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply