Kris Budihardjo : Prabowo dan Pendukung Tidak mungkin Berbuat Anarkis

Kris Budihardjo : Prabowo dan Pendukung Tidak mungkin Berbuat Anarkis

Jakarta, mediakreasinews.com – Setelah pelaksanaan pemilu Presiden dan Legislatif yang kemarin digelar pada tanggal 17 April 2019, dan banyaknya demo tentang kecurangan yang disebarkan oleh pendukung paslon 02 ( Prabowo – Sandi). Sehingga mencapai titik demo besar – besaran akan dilaksanakan pada tanggal (22/05/19) di sekitar kantor KPU dan Bawaslu. Melihat hal tersebut Kris Budihardjo, Ketua umum Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) memberikan komentar atas kondisi politik saat ini.

Kris Budiharjo, sebagai Ketua Umum dari Organisasi Masyarakat Rumah Kreasi Indonesia Hebat (RKIH) mengatakan, aksi massa mengawal hasil rekapitulasi Pileg dan Pilpres sah saja. Tetapi jika arahnya akan berbuat anarkis, maka pihak keamanan TNI dan Polri akan mengamankan situasi.

“ Para pendukung 02 (Prabowo – Sandi Uno) melakukan aksi-aksi tersebut. Jadi sah-sah saja sepanjang aksi massa itu tertib, aman, damai dan tidak berbuat anarkis,” ucap Kris saat diwawancarai awak media saat acara Forum Kemitraan Ormas yang digelar Kemendagri, Selasa (21/5/2019) malam.

Namun, bila terjadi adanya dugaan makar yang diisukan tentunya pihak berwajib dari kepolisian dan TNI sudah siap siaga satu untuk menertibkan dan menjaga keutuhan NKRI.”Siapa saja yang menganggu keutuhan NKRI tentu TNI-Polisi akan sikat,” imbuhnya.

Kris meyakini jika memang ada arah untuk berbuat makar. Namun dirinya pun meyakini bahwa Prabowo tidak mungkin akan melakukan kegiatan makar tersebut.

“Kita yakin, Prabowo hanya berjuang sampai darah penghabisan ke MK untuk perjuangannya karena ‘kekalahan’ paslon 02,” ungkapnya.

Dari semua itu, dirinya merasa haqqul yaqin Prabowo adalah pimpinan nasionalisme dan patriotisme yang berjiwa hebat. Jadi sangat tidak mungkin, beliau (Prabowo) menggerakan para pendukungnya untuk menciptakan kerusuhan.”Kita yakin itu, kita tahu siapa Prabowo,” cetusnya.

Oleh karenanya, semua apa yang menjadi permasalahan-permasalahan terkait Pileg atau Pilpres, tentunya semua pihak sudah menyepakati adanya koridor-koridor yang dapat diselesaikan melalui gugatannya di Bawaslu dan MK untuk jalan terakhir. “Semua itukan ada wadahnya, ada koridornya dan ada saluran nya,” pungkasnya. (Edo)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply