Hubungan Diplomatik Indonesia – Yordania Kuat dan Solid

Hubungan Diplomatik Indonesia – Yordania Kuat dan Solid

Jakarta, mediakreasinews.com – Duta Besar Indonesia untuk Yordania Andy Rachmianto pada hari selasa, 27 Agustus 2019 mengatakan bahwa hubungan diplomatik Indonesia dengan Yordania “kuat” dan “solid”.

Hubungan bilateral Kedua negara akan merayakan ulang tahun ke-70 pada April mendatang.
” Volume perdagangan Amman dengan Jakarta mencapai USD 300 juta pada akhir tahun 2018. Indonesia adalah mitra dagang ke -20 terbesar di Jordan”, jelas Andy Rachmianto.

Andy menambahkan bahwa Indonesia menargetkan pada tahun 2020 dapat mencapai volume perdagangan hingga $500 Juta .
” Investor Yordania berinvestasi di Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, mampu mencapai sekitar USD 3,84 juta pada semester pertama tahun ini.
Yordania adalah investor terbesar ke-4 setelah Uni Emirat Arab (UEA), Yaman dan Arab Saudi.” Imbuh Andy Rachmianto.

Menyinggung tentang pariwisata, Andy mengatakan bahwa jumlah orang Indonesia yang mengunjungi Yordania berjumlah 45.000 pada tahun 2018, yang menjadikan Indonesia sebagai kelompok wisata terbesar kelima setelah Turis Amerika, Inggris, Turki dan Jerman, dibandingkan dengan 5.700 Turis Yordania ke Indonesia. Dia juga menyatakan dukungan negaranya terhadap peran penting Jordan di bawah kepemimpinan Yang Mulia Raja Abdullah.
Dalam mendukung perjuangan Palestina dan Hashemite dari tempat suci umat Islam dan gereja Kristen di Yerusalem, seperti menggambarkan gambaran Islam yang sebenarnya kepada dunia.
Terkait dukungan Jakarta untuk perjuangan Palestina,

Andy Rachmianto mengatakan bahwa,
“Dukungan kami solid dan tak tergoyahkan kepada Palestina akan berlanjut sampai mereka mencapai negara merdeka dengan Yerusalem Timur sebagai Ibukotanya. Sejak dekade terahkir, Indonesia telah memberikan sekitar USD 12 Juta kepada 2000 pejabat dan non pejabat Palestina melalui program peningkatan kapasitas,” katanya.

Untuk mendukung perekonomian mereka, pemerintah Indonesia baru-baru ini memberlakukan kebijakan tarif nol minyak zaitun dan kurma yang diimpor Palestina. Pembicaraannya juga berlanjut tentang prestasi Indonesia di berbagai bidang, dengan harapan bahwa negara Indonesia akan menjadi negara keempat dengan perekonomian terbesar pada 2050 setelah China, India dan Amerika.

Andi Rachmianto juga menyoroti keberhasilan Presiden dengan partisipasi 180 juta pemilih, mencatat bahwa
“Indonesia telah menjadi negara demokrasi terbesar ketiga, dengan stabilitas politik yang kuat.” Ucapnya.

Sementara itu, anggota dewan dari Kamar Perindustrian Amman (ACI) membahas prospek kedepannya untuk memperkuat hubungan ekonomi kedua negara dengan delegasi ekonomi Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Indonesia Jordan Bisnis Council, Mayra Andrea.

Jordania menegaskan bahwa Kerajaan sedang berusaha untuk meningkatkan ekspor Yordania di seluruh dunia, terutama ke Indonesia, untuk meningkatkan ekonomi nasional, menurut pernyataan ACI.

Mayra Andrea, mengatakan bahwa saya mengundang Dewan untuk ikut serta mengambil bagian dalam pameran dagang yang akan dijadwalkan pada bulan oktober mendatang untuk memamerkan produk Yordania, terutama minyak Zaitun, kurma dan produk Dead Sea.

“Dalam rangka menjalin kerja sama peningkatan ekonomi bilateral Indonesia-Yordania, salah satu produk yang kami promosikan adalah kopi. Kita bisa membuka pasar Timur Tengah dengan menjual kopi,” kata Meyra.

Selain itu, IJBC juga mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat beserta kabupaten/kota untuk menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Yordania di bidang pendidikan, perikanan, hasil sumber daya alam, pariwisata, dan investasi.

“Kunjungan perwakilan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama IJBC untuk menjajaki berbagai kerja sama,” katanya.

Mayra Andrea juga menyatakan pada Kamis (29/8/2019) dilakukan resepsi diplomatik. Mayra yang memimpin delegasi Indonesia membawa rombongan kebudayaan yang dipimpin GPBH Pakuningrat yang tergabung dalam IJBC. GPBH Pakuningrat berasal dari trah Hamengku Buwono. Mereka mempromosikan budaya Yogyakarta melalui peragaan busana dan tarian yang diselenggarakan di Amman, Yordania. Kegiatan ini difasilitasi Kedutaan Besar Republik Indonesia di Amman. (Edo)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply