Hoax dan Milenial Dalam Pusaran Masa Depan Bangsa

Hoax dan Milenial Dalam Pusaran Masa Depan Bangsa

Jakarta, mediakreasinews.com – Forum Grup Diskusi Divisi Humas Polri kembali menggelar Forum Diskusi bersama Mahasiswa dan masyarakat umum dengan tema “Milenial Dalam Pusaran Hoax dan Masa Depan Bangsa” di Ballroom – Cosmo Amaroossa Hotel Jakarta Selatan, Rabu (16/10).

Acara ini dibuka dengan kata sambutan dari Irjen. Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H sebagai Kepala Divisi Humas Polri. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa FGD ini adalah sistem proaktif dari Kepolisian agar Polri mendapat masukan positif dari mahasiswa dan masyarakat.
Bicara tentang Milenial artinya bicara tentang Hoax, karena era tehnology digital ini berkaitan dengan Milenial dan tentu saja berhubungan dengan informasi baik dan benar maupun yang tidak benar atau disebut Hoax. 

“Founding Father kita sangat tepat mempersatukan kita dengan Pancasila, karena Indonesia adalah negara yang sangat beragam suku, ras ataupun agama.
Polri secara masif melakukan FGD seperti ini sebagai salah satu cara untuk bertatap muka dengan masyarakat dan mengetahui langsung apa yang menjadi masalah dalam masyarakat utamanya mengenai hoax.” Ucap Irjen. Pol. Mohammad Iqbal.

Ditempat yang sama, Ali Mochtar Ngabalin Tenaga Ahli Kantor Staf Presiden mengatakan, “Salah satu sumber untuk menambahkan Prototype dari Negara berkembang ada beberapa hal yaitu memiliki kemampuan knowledge,  memiliki peradaban moral ability atau akhlak,  memiliki kultur peradaban, memiliki generasi muda adalah contoh masyarakat yang memiliki peradaban.” Kata Ngabalin saat memberikan paparan.

Menurut Semuel Abrijani Pangerapan, B.Sc sebagai Direktur Jenderal Aplikasi Informatika – Kemenkominfo, mengatakan, Milenial itu adalah Mindset, Ruang Cyber adalah dunia maya, yaitu ruang sebagai bagian dari realitas kita.

“Ruang Digital tak ada yang bisa sembunyi. Apapun yang kita posting pasti meninggalkan rekam jejak digital selamanya.” Tutur Samuel.

Brigjen. Pol. Albertus Rachmad Wibowo, S.I.K., M.I.K selaku Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri mengatakan Definisi hoax belum jelas diatur. Hoax adalah berita bohong yang tidak jelas kenenarannya. Hoax dapat menimbulkan konflik sosial. Sengaja disebar untuk membuat keonaran. 

Dr. Emrus Sihombing sebagai Pakar Komunikasi Politik bicara mengenai Upaya Penanggulangan Penyebaran Hoax di Indonesia. “Social Media dikotori oleh Hoax dan Kejahatan Komunikasi. Tahap penyebaran hoax yaitu Extranisasi dan Objektivasi.” Ucapnya.

Respiratori Saddam Al Jihad yang adalah Ketua Umum PB HMI mengatakan Milenial, Hoax dan Masa Depan adalah sesuatu yang berhubungan. Banyak yang menginginkan Indonesia hancur. Hoax adalah agenda Setting yang tujuannya membuat kita sebagai bangsa terpecah. (Red)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply