BIG Terlibat Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan Timur

BIG Terlibat Pembangunan Ibukota Baru di Kalimantan Timur

Jakarta, mediakreasinews.com – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyatakan kajian soal pemindahan ibu kota ke Kalimantan Timur (Kaltim) sudah selesai.

kajian untuk Ibukota yang baru tersebut terkait dengan struktur tanah dan dampak ekonomi.

“Kajian untuk Ibukota yang baru sudah selesai,” ucap Bambang saat menghadiri Hari Informasi Geospasial ke-50 di Cibinong, Bogor, Kamis (17/10).

Pembangunan Ibukota yang baru, pemerintah juga akan menyodorkan Rancangan Undang-undang (RUU) Ibukota baru kepada DPR sebelum akhir tahun. Tujuannya, agar pembangunan ibu kota baru tidak molor dari perencanaan yang dibuat.

“Kita nanti akan sampaikan RUU-nya ke DPR baru akhir tahun ini,” ujar Bambang.

Sedangkan Badan Informasi Geospasial (BIG) membantu pemetaan dan penyiapan data dasar dan peta dengan skala yang lebih detail yaitu skala 1:50.000di wilayah Kalimantan Timur, salah satunya Palangkaraya.

“Semua ini agar pembangunan tahap pertama yang direncanakan berlangsung pada akhir tahun depan bisa berjalan mulus,” terang Bambang.

Dia menjelaskan, titik rawan bencana di lokasi calon ibu kota baru di Kabupaten Penajam Paser, Kalimantan Timur, jauh dari potensi gempa. Meski begitu, hal ini akan dikaji lebih lanjut.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BIG mengatakan, SI PTIG yang diluncurkan diantaranya, Sistem Referensi Informasi Geospasial, Negara Kepulauan, Batimetri Nasional, Sistem Monitoring Jaringan Informasi Geospasial Nasional (SI MOJANG), Sistem Informasi Geospasial Terpadu (SI GESIT).

“Sistem Informasi Pelayanan Terpadu Informasi Geospasial (SI PTIG) bertujuan untuk meningkatkan pelayanan terpadu bagi masyarakat,” kata Kepala BIG, Hasanudin Z. Abidin kepada Wartawan.

Lanjutnya, Hari Informasi Geospasial ke 50 Tahun 2019 yang mengangkat tema ‘Informasi Geospasial Untuk Indonesia Lebih Baik’ banyak hal yang masih perlu dikerjakan oleh BIG. 

“Untuk mewujudkan Kebijakan Satu Peta, BIG kedepannya akan mendukung pelaksanaan Satu Data Indonesia. Saya berharap agar peranan IG bagi Negara dapat memberikan manfaat yang baik,” ungkap Hasanudin.

Hadir pada acara puncak HIG ke 50 tahun 2019 diantaranya sejumlah Pejabat Kementerian, Pejabat Daerah, BIN, BNN, Mahasiwa dari berbagai Universitas dan tamu undangan lainnya. (Red)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply