Yusrizal SH MH, KPK Terlalu Cepat Memutuskan Bartholomeus Toto Sebagai Tersangka Korupsi

Yusrizal SH MH, KPK Terlalu Cepat Memutuskan Bartholomeus Toto Sebagai Tersangka Korupsi

Jakarta, mediakreasinews.com – Sidang praperadilan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) dengan Bartholomeus Toto (BTO) berlangsung kembali dengan dipimpin Hakim Tunggal Sujarwanto, SH, MH dilanjutkan dengan kehadiran para saksi ahli dari pihak termohon (KPK).

Menurut Yusrizal, SH, MH Sebagai Konsultan hukum dari Kantor Hukum Supriyadi & Associates mengatakan, KPK menyerahkan 32 alat bukti tertulis serta menghadirkan saksi ahli bernama Dr Ramlan Ginting. SH, LLm.

“Pendapat kami ( kuasa hukum termohon) membantah terkait penetapan tersangka berdasarkan penetapan pengadilan. Seharusnya berdasarkan 2 alat bukti yang cukup, bukan dengan putusan pengadilan. Karena putusan pengadilan hanya sebagai bahan. Penyelidikan oleh penyidik harus melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena akan dijadikan alat bukti.” Ucap Yusrizal saat diwawancarai oleh awak media, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hari Kamis (9/01/2020).

Yusrizal melanjutkan, mungkin saja berbeda penyelidikan penyidik, tetapi tidak termuat dalam putusan.
” Tuduhan Bartholomeus Toto (BTO) memberikan uang telah dibantah BTO di polresta Bandung. Ini harusnya dibuktikan lebih dulu terhadap tuduhan itu dipersidangan, benar atau tidak. Rangkaian penyelidikan penyidik di polresta Bandung sedang Berjalan, KPK seharusnya menghormati proses dan norma hukum yang berjalan.” Lanjutnya.

” Terkait penetapan tersangka BTO kami juga mempertanyakan 2 alat bukti yang cukup digunakan oleh KPK, karena masih ada pengumpulan alat bukti oleh penyidik. Artinya bukti permulaan yang cukup itu belum terpenuhi. Sehingga penetapan tersangka(BTO) sangat prematur.” Imbuh Yusrizal.

“Kami ( kuasa hukum termohon), KPK terlalu buru buru dan tergesa gesa menetapkan BTO sebagai tersangka.” Pungkasnya. (Red)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply