PMI DKI Jaya Lakukan Social Distancing Kepada Setiap Pendonor

PMI DKI Jaya Lakukan Social Distancing Kepada Setiap Pendonor

Jakarta, mediakreasinews.com  – Imbas dari wabah Corona COVID-19 mengakibatkan stok darah langka. Penurunan stok darah ini mencapai 90 persen. Ini terjadi di hampir semua Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI), termasuk PMI DKI Jakarta.

Aguy Kartasasmita selaku Ketua Bidang Penanggulangan Bencana PMI DKI Jakarta, mengatakan saat ini pihaknya mengalami krisis darah.

“Untuk hari ini saya mengucapkan puji syukur karena melihat respon dari masyarakat yang cukup luar biasa,” kata Aguy kepada wartawan di Gedung PMI DKI Jakarta, Senen, Jakarta, kemarin Selasa (31/3/2020).

Aguy mengucapkan terima kasih kepada relawan yang sudah hadir demi menyumbangkan darahnya untuk masyarakat yang membutuhkan.

Dengan adanya Covid-19, kata dia membuat banyak orang untuk keluar rumah lebih berhati-hati.

“PMI DKI Jaya sudah memberlakukan protokol kesehatan yang sudah sesuai dengan himbauan social distancing (pembatasan sosial). Dari mulai ruang tunggu sampai ranjang-ranjang pendonor juga sudah diatur jaraknya sesuai dengan aturan jarak yang berlaku untuk mengurangi penularan Covid-19,” jelas Aguy.

Aguy menerangkan, sejumlah protokol PMI antara lain menerapkan social distancing pada antrean donor, antrean duduk, lift, pembersihan rutin untuk ruangan donor, screening untuk pendonor di bawah suhu 37.5 dan formulir self assessment yang tidak berisiko untuk diperbolehkan donor. (Red)

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply