Diduga Melakukan Pencemaran Nama Baik Terhadap Dokter Reza dan Klinik Kecantikan

Diduga Melakukan Pencemaran Nama Baik Terhadap Dokter Reza dan  Klinik Kecantikan

Jakarta, mediakreasinews.com – Pencemaran nama baik dan usaha melalui media sosial terjadi kembali.
Kasus pencemaran nama baik dialami oleh dr. Reza Gladys pemilik dari klinik Glafidsya Medika.

Dalam hal ini dr. Reza Gladys yang didampingi kuasa hukum DR. H. Razman Arif Nasution, SH, S.Ag, MA, (Ph.D), Lawyer & Founder RAN LAW FIRM, melakukan somasi terhadap seorang yang berinisial di twitter @syahar.banu dengan nama twiter Syahbanu.

Kuasa hukum Razman Arif Nasution mengatakan melihat bahwa ada ujaran kebencian di twitter seperti melempar bola salju atau liar sehingga dikategorikan opini publik yang sangat berakibat negatif terhadap dokter Reza Gladys secara pribadi dan juga sebagai seorang selebgram.

“Diduga @syahar.banu kerap memposting terutama di twitter dan membentuk opini publik, sehingga memancing orang lain untuk mengomentari komen tersebut. Setelah dipelajari dia sangat lihai dan tidak menyebut langsung ke dokter reza maupun klinik kecantikan tetapi penuh kiasan.” Ucap Razman Arif Nasution, SH, S.Ag, MA, kepada awak media, Hari Senin (28/09/2020).

Setelah kami dalami komen – komen di twitter, itu proses yang serius yang harus diselesaikan, seperti yang telah pernah terjadi pada klinik bening.

“Kasus ujaran kebencian ini suruhan atau pribadi, dan kami menduga @klinik Glafidsya Medika., seorang jurnalis radio dan orang yang suka bermain di media sosial dan saat ini sedang telusuri. Jika ditelusuri sudah bisa keranah hukum dan masuk UU ITE karena sudah mentransfer, menyebarkan foto dokter Reza.” Imbuhnya saat di klinik Glafidsya Medika, Jalan Adyaksa, Lebak bulus, Jakarta.

Rangkaian peristiwa diawali modus @syahar.banu memasang foto reza dan mengambil dan memposting dokter reza, dan apa urusannya dengan syahar banu. apalagi dia tidak pernah treatment di klinik ini.

” Saya katakan sekali lagi melalui media ini saya memberikan somasi lisan dan lewat media ini dan sebelumnya sudah melakukan somasi melalui twitter maupun instagram, untuk tidak usah memposting lagi klien kami.” Pungkas Razman.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply