Kisruh Penanganan Pungutan Biaya Parkir pada Apartemen Pakubuwono Terrace

Kisruh Penanganan Pungutan Biaya Parkir pada Apartemen Pakubuwono Terrace

Jakarta, mediakreasinews.com –
Kegiatan pungutan biaya parkir pada fasilitas parkir di lokasi Apartemen Pakubuwono Terrace, Jl. Ciledug Raya Kec. Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Berdasarkan Informasi bahwa lokasi parkir tersebut belum memperpanjang izin penyelenggara perparkiran.

Sedangkan petugas satpel Pelayanan dan Penertiban telah menerbitkan surat penghentian pungutan parkir dari Surat peringatan pertama, kedua dan ketiga. Ditujukan kepada PT. Selaras Mitra Sejati selaku Developer dan PT. Pancha Artha Abadi selaku operator parkir pada Apartemen Pakubuwono Terrace.

” Adanya laporan dari warga, dalam hal ini P3SRS (Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun (P3SRS) Apartemen Pakubuwono Terrace. Menyangkut pungutan parkir yang izinnya sudah habis masa berlaku dari tahun 2017 hingga hari ini, tetapi masih melakukan kegiatan pungutan parkir. Untuk hal tersebut kami, petugas satpel pelayanan dan penertiban melakukan penyegelan.” Ucap J. Damanik, Kepala Satpel Pelayanan dan Penertiban, Hari Kamis (28/01/2021).

Damanik melanjutkan, ” Karena kontrol parkir mobil dan motor sudah tidak ada. Maka pihak developer (PT Selaras Mitra Sejati) harus melakukan kegiatan pengawasan kendaraan yang masuk dan keluar agar keamanan dan kenyamanan warga dapat terawasi. “Imbuh Damanik kepada awak media.

Sedangkan pengurus P3SRS (Perhimpunan Pemilik dan Penghuni Satuan Rumah Susun diwakilkan oleh Rani Untuk bidang pengelolaan menjelaskan, organisasi ini dilindungi Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Nomor 132 Tahun 2018 tentang Pembinaan Pengelolaan Rumah Susun Milik. Saat ini pengelolaan rusun dilakukan oleh P3SRS. Tetapi pada serah terima dari pengembang tidak sesuai perjanjian.

” Kami pengurus P3SRS yang dilindungi oleh pergub DKI untuk urusan fasum dan fasos apartemen belum sepenuhnya di serahkan kepada pengurus. Contohnya, perparkiran yang dikelola oleh auto parking ini sudah tidak memiliki izin memungut parkir sejak tahun 2017. Padahal pengurus telah memutuskan mengganti auto parking dengan proparindo parking. Ini yang menyebabkan kisruh antara P3SRS dengan pihak developer. ” Ucap Rani kepada awak media.

banner 468x60

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply